Kemenhan Ajak Generasi Muda Berkarya Sebagai Bentuk Bela Negara

Merdeka.com – Perkembangan teknologi dikhawatirkan mempengaruhi perkembangan kondisi sosial masyarakat. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) merasa perlu terlibat aktif dalam masalah ini, terutama demi menyelamatkan generasi muda.

Kaum muda selama ini memang sulit dipisahkan dengan teknologi, terutama kegiatan berbasis digital. Sehingga perlu pemerintah ikut berperan menciptakan masyarakat dan komunitas pertahanan negara secara digital.

“Perkembangan teknologi berpengaruh terhadap kondisi sosial masyarakat. Semua ini menyasar kepada milenial karena deras dan cepatnya arus informasi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemenhan, Brigjen TNI Dominggus Pakel di Jakarta, Rabu (16/10).

Salah satu peran diambil Kemenhan, yakni menggelar lomba foto dan video bagi masyarakat umum. Upaya ini, kata Pakel, merupakan bagian bentuk Bela Negara Digital demi meningkatkan nasionalisme khususnya kepada generasi milenial.

Menurut Pakel, program bela negara menjadi akar kuat dalam demi menjaga keutuhan NKRI. Dengan begitu diharapkan generasi muda tetap memiliki integritas budaya sehingga lebih siap dan tidak mudah terlena pada tekanan asimetris di dunia digital.

Ajang adu kreativitas digelar Kemenhan menjadi sarana bagi kaum muda, sekaligus bentuk bela negara. Setiap karya dihasilkan nanti diharapkan kembali mengangkat toleransi, keberagaman, kerukunan dan cinta Tanah Air yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila. Kegiatan itu sendiri bisa disebut sebagai Bela Negara Digital.

Adapun kegiatan ini terdapat dua kategori, yakni foto dan video berdasarkan tema tentang Cinta Tanah Air Indonesia, Kerukunan dalam Keberagaman dan Ayo Bela Negaraku. Karya yang dikirim merupakan ciptaan sendiri yang belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba apapun dan tidak pernah digunakan untuk tujuan komersil.

Selain itu, hasil karya tersebut tidak boleh mengandung SARA, kekerasan, pornografi serta tidak melanggar UU ITE dan UU Film. Untuk periode pengambilan karya foto dan video pada 1 Januari hingga 23 November 2019. Sedangkan batas waktu penerimaan materi lomba pada 24 November 2019.

Karo Humas Setjen Kemenhan Brigjen TNI Totok Sugiharto, menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mengajak kaum milenial dapat menggunakan sosial media dengan bijak, sehingga diharapkan agar perkembangan teknologi tidak sampai memudarkan rasa nasionalisme dan patriotisme.

“Lomba digital video dan foto bantu milenial dalam rangka meningkatkan publikasi di media sosial. Khususnya Kemenhan sangat terbantu konten yang dibuat bisa disosialisasikan,” kata Totok.

Sesuai dengan arahan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Bela Negara menjadi cerminan dalam upaya menghimpun kembali seluruh masyarakat dalam bingkai persatuan dan kesatuan. Dengan keberagaman kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, damai dan harmonis, diharapkan masyarakat menjunjung tinggi nilai luhur bangsa Indonesia sebagai entitas yang berdaulat dan bersatu. [ang]

sc:
https://www.merdeka.com/peristiwa/kemenhan-ajak-generasi-muda-berkarya-sebagai-bentuk-bela-negara.html